Marvel Strikes Back

Marvel Strikes Back

Sejak akhir Perang Dunia Kedua dan ‘Zaman Keemasan Komik’, popularitas buku komik sangat bervariasi. Industri yang bergejolak ini akhirnya memuncak pada pengajuan kebangkrutan Marvel pada tahun 1996, yang sangat jauh dari tempat mereka sekarang, sebagai salah satu perusahaan paling sukses di dunia. Kunci di antara faktor-faktor yang menyebabkan kesuksesan mereka dalam beberapa tahun terakhir adalah naiknya mereka ke dominasi box office, dengan hampir setiap film Marvel mendapatkan lebih banyak uang daripada pendahulunya. Selain itu, Marvel telah berhasil mendapatkan kembali (dan mempertahankan) keunggulan pasar mereka dalam hal penjualan buku komik dengan margin yang sangat besar, dan secara keseluruhan, memiliki kisah comeback yang tiada duanya.

Pada pertengahan sembilan puluhan, Marvel mengajukan kebangkrutan, akibat dari industri buku komik yang berkurang dan serangkaian upaya film yang tidak populer akhirnya memakan korban. Mereka telah memproduksi serial TV live-action Hulk yang cukup sukses di akhir tahun tujuh puluhan, dan berbagai acara animasi populer di tahun sembilan puluhan (seperti Spider-Man dan The X-Men), tetapi upaya sinematik mereka tidak pernah berhasil, dengan film seperti Howard the Duck (1986), dan Captain America (1990) menjadi kegagalan kritis dan komersial.

Namun pada akhir tahun sembilan puluhan, setelah merger dengan Toy Biz, upaya lisensi film mereka kemudian, dan tentu saja kebangkitan dalam penjualan buku komik, Marvel pulih dan berada di …