contador Skip to content

Lima Hal yang Belum Anda Ketahui tentang Tala Ashe

Lima Hal yang Belum Anda Ketahui tentang Tala Ashe

Tala Ashe adalah aktris keturunan Iran-Amerika yang telah muncul di sejumlah acara TV selama karirnya sejauh ini. Belakangan ini, dia harus dikenal oleh kebanyakan orang karena perannya yang akan datang di Legends of Tomorrow, di mana dia akan berperan sebagai superhero Muslim-Amerika bernama Zari.

Berikut lima hal yang mungkin atau mungkin belum Anda ketahui tentang Tala Ashe:

Lahir di Iran

Ashe lahir di Iran pada Juli 1984. Akibatnya, ketika ia tumbuh dewasa, statusnya sebagai seorang Muslim-Amerika memiliki pengaruh yang cukup besar atas pengalamannya. Misalnya, Ashe berkomentar tentang bagaimana tidak ada orang yang mirip dengannya ketika dia menonton TV saat kecil, yang dia kontras dengan keadaan TV saat ini. Toh, meski TV modern masih jauh dari sempurna, jelas terlihat bahwa ia telah membuat kemajuan yang lumayan sejak saat itu.

Memulai debutnya di Waiting in Beijing

Peran pertamanya tampaknya dalam film berjudul Menunggu di Beijing, yang keluar pada tahun 2008. Di dalamnya, dia memainkan karakter bernama Nadia, yang merupakan pacar Irak dari karakter utama George. Dengan demikian, narasi mulai bergerak ketika karakternya terbunuh karena Perang Irak, akibatnya George dirawat di rumah sakit, di mana dia didekati oleh karakter lain bernama Judy.

Telah Muncul dalam Dua Seri Hukum & Ketertiban Sejauh Ini

Sejauh ini, Ashe tidak hanya tampil di satu tapi dua Hukum & Ketertiban seri. Pertama kali pada tahun 2008 ketika dia muncul sebagai karakter bernama Madison dalam sebuah episode berjudul “Angelgrove”, yang ada di seri yang memulai keseluruhan Hukum & Ketertiban waralaba. Kemudian, Ashe memainkan karakter bernama Rebecca Landon dalam sebuah episode berjudul “Boots on the Ground,” yang ada di Hukum & Ketertiban spin-off menelepon Hukum & Ketertiban: Maksud Kriminal. Kali ini, di tahun 2011.

Berada di Opera Sabun

Tepatnya, Ashe tampil sebagai Ameera Ali Aziz dalam 26 episode sinetron berjudul Saat Dunia Berubah, yang dimulai pada tahun 1956 dan terus berjalan hingga tahun 2010. Sinetron tersebut berpusat di sekitar hubungan pribadi keluarga yang dipimpin oleh profesional hukum serta profesional medis, yang juga menjadi sesuatu yang populer di kalangan sinetron lain. Menarik untuk dicatat itu Saat Dunia Berubah menjadi terkenal karena konservatisme relatifnya dari waktu ke waktu, yang sebagian disebabkan oleh kebijakan konten Procter & Gamble Productions yang berfungsi sebagai sponsornya.

Karakternya Terinspirasi Oleh Sejumlah Sumber

Menarik untuk dicatat bahwa karakter Ashe pada Legends of Tomorrow terinspirasi oleh sejumlah hal. Misalnya, terpilihnya Donald Trump baru-baru ini untuk posisi Presiden Amerika Serikat. Lebih lanjut, produser eksekutif Marc Guggenheim berbicara tentang terinspirasi oleh pengalaman kakak iparnya menjadi seorang wanita Muslim-Amerika saat ini. Terakhir, Guggenheim membuat komentar menarik yang menyarankan hubungan antara popularitas media superhero saat ini dan persepsi bahwa kita dikecewakan oleh pahlawan kehidupan nyata kita, yang merupakan topik yang bisa dibahas panjang lebar.